Mana kau pilih. Seorang yang lebih tahu sesuatu dibanding dirimu. Atau seorang yang kurang tahu sesuatu dibanding dirimu.

Mana kau pilih. Seorang yang mengajarimu sesuatu. Atau seorang yang diajari olehmu sesuatu.

Mana kau pilih. Seorang yang memberimu ilmu. Atau seorang yang memintamu ilmu.

Mana kau pilih. Seorang yang rela dicuri sesuatu olehmu. Atau seorang yang mencuri sesuatu darimu.

Mana kau pilih. Menjadi pemilik pertanyaan atau menjadi lumbung jawaban. Menjadi yang tampak menyedihkan atau menjadi yang tampak berwawasan.

Ah. Kau tak memilih salah satunya. Tak pula keduanya. Kau hanya memilih dirimu sendiri. Berguru terhadap seorang dan menggurui terhadap seorang yang lain. Mencuri sesuatu dari seorang dan memberikannya terhadap seorang yang lain. Memilih tampak menyedihkan dan berwawasan secara bebarengan. Begitulah. Menerus kau tumbuh. Pada sepi yang kau ingkari sendiri. Pada purapura yang kau hidupi sendiri.

Tapi kau tak memilih salah satunya. Tak pula keduanya. Kau hanya memilih dirimu sendiri. Dan tanpa sadar ninggali luka disanasini.

 

Maaf. Bila aku hanya bisa membuatmu kian tampak menyedihkan.

 

*240516 | 16:02

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s